Studi Kemacetan Lalu Lintas Simpang Ciledug Raya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan

Authors

  • Nuzul Barkah Prihutomo Politeknik Negeri Jakarta
  • Devago Dwiprasetian Politeknik Negeri Jakarta
  • Hilda Azlia Putri Politeknik Negeri Jakarta
  • Darul Nurjannah Politeknik Negeri Jakarta

Keywords:

Derajat Kejenuhan, Kemacetan, Tingkat Pelayanan, Tundaan Simpang, Volume Kendaraan

Abstract

Simpang Jalan Ciledug Raya merupakan simpang empat bersinyal yang menghubungkan Jalan Ciledug Raya, Jalan Panjang, dan Jalan Seskoal. Pada simpang ini telah diberlakukan pengaturan yaitu larangan putar balik langsung pada ujung simpang. Kemacetan pada simpang terjadi pada jam-jam sibuk seperti pagi dan sore hari. Penelitian ini bertujuan mengingat pentingnya persimpangan ini sebagai simpang utama yang menghubungkan Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Kota Tangerang maka diperlukan evaluasi terhadap kinerja simpang dan dapat diusulkan beberapa tahapan alternatif penanganan untuk mengoptimalkan kinerja pada simpang. Penelitian ini dilakukan pada Simpang Jalan Ciledug raya, Jalan Panjang, dan Jalan Seskoal. Data yang digunakan merupakan data jam puncak masing-masing untuk hari libur dan hari kerja. Selain itu, data dianalisis menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2014). Berdasarkan hasil pengumpulan data volume kendaraan terbanyak yang diperoleh, terdapat waktu yang sama yaitu hari kerja (Selasa 17 Mei 2022) di waktu sore dengan total 12671 kend/jam. Berdasarkan dari hasil perhitungan pada analisis kinerja simpang kondisi esksisting pada jam puncak menunjukkan derajat kejenuhan ≥ 1,00 yaitu sebesar 1,688 dengan tundaan simpang rata-rata sebesar 1692,58 det/skr. Oleh karena itu, tingkat pelayanan jalan simpang tersebut termasuk dalam klasifikasi tingkat pelayanan F yaitu sangat buruk sehingga diperlukan adanya alternatif solusi. Alternatif solusi yang direncanakan adalah kendaraan sedang dihilangkan, hambatan samping dikurangi, menggunakan 3 fase, dan larangan belok kanan pada semua pendekat. Solusi ini dinilai mampu menurunkan derajat kejenuhan menjadi 0,813 sehingga tingkat pelayanan jalan simpang tersebut termasuk dalam klasifikasi tingkat pelayanan D. Dengan tingkat pertumbuhan rata-rata lalu lintas per tahun sebesar 7%, maka diperkirakan tingkat pelayanan tersebut dapat bertahan selama 3 tahun sebelum mencapai tingkat pelayanan F.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2023-01-18

How to Cite

Prihutomo , N. B., Dwiprasetian, D., Putri, H. A., & Nurjannah, D. (2023). Studi Kemacetan Lalu Lintas Simpang Ciledug Raya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil, 4(2), 131–140. Retrieved from https://prosiding.pnj.ac.id/snts/article/view/119