Editorial Policies

Focus and Scope

Bidang-bidang pada bahasan prosiding ini meliputi:

Power System: Power Transmission, Power Generation, Power Distribution, Protection and Insulation, Renewable/Green Energy

Instrumentation and Control: Mechatronic and Robotic, Electronic and Microelectronic, Embedded System, Biomedical Engineering, Electronic Material, Automation, Nano Technology

Telecommunication: Mobile Computing and Technology, Signal and Image Processing, Computer Network and Data Communication

Information Technology: Network Security, Multimedia and Animation, Artificial Intelligence, Software Engineering, Web Programming


Section Policies


Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed

Peer Review Process

Penerimaan artikel sesuai dengan bidang yang ditentukan oleh SNTE. Semua artikel yang masuk di SNTE akan di-review setidaknya 2 (dua) reviewer. Kompetensi reviewer yang dipilih untuk men-review artikel juga disesuaikan dengan bidang dari artikel. Artikel yang termulih akan dimuat di jurnal POLITEKNOLOGI (terindex sinta 4)/jurnal ELECTRICES.
Untuk memudahkan proses, artikel harus dalam format word.

Proses artikel dari awal sampai selesai antara lain

  1. Author men-submit artikel
  2. Editor menerima dan meneruskan artikel ke reviewer.
  3. Reviewer mengirimkan artikel yang telah di-review dan saran untuk author (dan editor) ke editor
  4. JIka artikel tidak ada revisi maka artikel langsung ke proses finishing. JIka artikel ada revisi, maka artikel yang harus direvisi dan saran akan dikirimkan kembali ke author. Kemudian harus mengirimkan kembali artikel yang telah direvisi dan tahapan kembali lagi ke point 2.
  5. Artikel yang telah melalui proses sampai finishing baru akan dimuat di prosiding/jurnal POLITEKNOLOGI (terindex sinta 4)/jurnal ELECTRICES


Publication Frequency

This Prosiding will be published biannually in  December


Open Access Policy

This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.