Peran Personal dan Social Fear of Missing out (FoMo) terhadap Keputusan Investasi

Authors

  • Reza Pachlevi Politeknik Negeri Jakarta
  • Lini Ingriyani Politeknik Negeri Jakarta

Abstract

Pada tahun 2022 jumlah investor pasar modal berusia kurang dari 30 tahun mengalami kenaikan. Kenaikan tersebut merupakan hal yang baik, namun apabila kenaikan terjadi karena Fear of Mising out (FoMo) dan tanpa diiringi analisa bukan hal yang baik karena akan berisiko tinggi. Studi ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat peran dari Personal dan Social FoMo terhadap keputusan investasi investor pasar modal tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Data pada penelitian ini didapat melalui kuesioner dan diisi oleh 142 responden yang memenuhi kriteria. Metode yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa Uji T pada variabel Personal FoMo sebesar 6,350 dengan signifikansi 0,000 yang artinya berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi, sedangkan nilai Uji T Social FoMo sebesar -2,901 dengan signifikansi 0,004 yang artinya berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keputusan investasi. Lalu, Uji F senilai 23,881 dan signifikansi 0,000 yang artinya Personal dan Social FoMo berpengaruh secara simultan terhadap keputusan investasi. Penelitian ini diharapkan memberikan implikasi memberi wawasan terhadap responden bahwa keputusan investasi dapat diukur menggunakan kondisi psikologis yang menggunakan skala Personal dan Social FoMo.

 

Kata Kunci: Fear of Missing out (FoMo), Personal FoMo, Social FoMo, Keputusan Investasi.

Additional Files

Published

2024-04-30