Optimasi PLTS Terhadap Listrik Penerangan Menggunakan Metode IoT Sebagai Sarana Industri 4.0


Sumarjo Sumarjo

Abstract


Dalam berbagai bidang kehidupan listrik merupakan salah satu unsur yang dibutuhkan, baik bidang perekonomian, bidang kesehatan, dan bidang pendidikan. Intensitas sinar matahari yang tidak sama setiap harinya, sehingga tidak dapat diketahui besaran energi yang dihasilkan oleh Panel Surya secara tepat untuk beban tertentu. Panel surya yang berkapasitas lebih besar dibandingkan energi yang kita perlukan akan menjadi pemborosan, tetapi jika ukuran terlalu kecil, energi yang dihasilkan tidak dapat memenuhi keperluan kita. Maka dari itu dilakukan penelitian agar didapat ukuran panel surya optimal pada beban tertentu dan berapa baterai yang diperlukan. Untuk mendapatkan berapa besar daya panel surya dan baterai yang optimal, dibutuhkan data-data untuk dianalisa. Akan diukur tegangan dan arus dari panel surya, baterai, dan beban lampu. Korelasi data-data antara daya panel surya terhadap baterai dan beban output akan dihasilkan pemakaian panel surya  dan baterai yang optimal.

Sistem PLTS OFF-GRID pada umumnya menggunakan inverter untuk mengubah tegangan DC PLTS menjadi tegangan yang setara PLN 220 agar bisa menyalakan peralatan elektronik. Kendala yang dialami adalah daya yang terbuang disaat inverter bekerja dari DC 12-24Volt menuju 220VAC.

Penelitian yang dikembangkan adalah untuk mengurangi daya yang terbuang pada inverter karena mengubah tegangan DC PLTS ke tegangan AC 220VAC. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan metode kuantitatif dimana percobaan yang dilakukan adalah menggantikan sistem instalasi penerangan di gedung APEI yang pada umumnya berinstalasikan AC 220 digantikan dengan sistem DC 12-24V, hal ini diharapkan akan mengurangi pemborosan inverter pada umumnya.

Kelebihan dari sistem ini adalah membutuhkan lebih sedikit panel surya dan baterai dibandingkan dengan produk PLTS pada umumnya. Sehingga biaya perancangan dan biaya perawatan menjadi lebih sedikit.

Dalam penelitian ini dibuat data-data untuk mendapatkan optimalisasi panel surya terhadap baterai dan beban listrik dengan menggunakan metode indsutri 4.0. Metode yang digunakan adalah dengan membandingkan data input (panel surya) , data baterai, serta penggunaan beban maksimum. Pengambilan data dilakukan pada gedung APEI Matraman menggunakan perangkat tambahan Industri 4.0 sebagai data logger, dimana alat ini harus dapat mengirimkan datanya secara online setiap 10 menit sekali. Bentuk data dapat dilihat pada grafik waktu terhadap daya panel surya, baterai serta terhadap daya beban serta total kwh yang terpakai setiap harinya. Semua data tersebut dapat dilihat pada HMI (Human Machine Interface ) yang digunakan peneliti sebagai IoT berbasis Android, sehingga akan mendapatkan yang cukup untuk dianalisa karena waktu pengambilan datanya konsisten dan berurut.


Keywords


efficiency system of PLTS, plts off-grid, led constant current ,plts with industriy 4.0 , IoT blynk

Refbacks

  • There are currently no refbacks.