Rancang Bangun Antena Sebagai Sistem Diversity Ruang Pada Penerima Komunikasi Data UAV


Anik Tjandra Setiati, Sri Danaryani, Angga Nur Aris

Abstract


Unmanned Aerial Vehicle (UAV) adalah sebuah mesin terbang berfungsi untuk kendali jarak jauh oleh pilot. Pilot UAV
memberikan perintah terbang dan melakukan pemantauan pada satu station yang disebut Ground Control Station
(GCS). UAV dan GCS melakukan komunikasi menggunakan antena. Kelemahan pada sisi GCS adalah antena
omnidirectional tidak dapat menjangkau area lebih jauh sehingga dibuat antena dengan sistem diversity. Antena
menjadi salah satu perangkat pendukung yang penting dalam membangun komunikasi yang baik antara UAV ke GCS.
Antena yang digunakan pada UAV adalah omnidirectional, sedangkan yang digunakan pada GCS bisa berupa
omnidirectional dan unidirectional. Pada alat ini dirancang 2 buah antena yaitu antena quadrifiliar dan mikrostrip yagi
biquad berupa omnidirectional dan unidirectional pada sisi GCS. Simulasi perancangan menggunakan Software CST.
Hasil pengujian antena quadrifiliar diperoleh nilai Return Loss -38,46 dB, VSWR 1,024, Gain 25,55 dB, dan pola
radiasi Omnidirectional. Pengujian antena mikrostrip yagi biquad diperoleh nilai Return Loss -28,84 dB, VSWR 1,074,
Gain 5,23 dB dan pola radiasi unidirectional. Hasil pengujian tanpa menggunakan sistem diversity, antena default dapat
menangkap gambar sejauh 250 m, sedangkan antena hasil perancangan mampu menangkap gambar sejauh 400-450 m.
Hasil pengujian menggunakan sistem diversity, antena default menangkap gambar sejauh 450 m dan antena hasil
perancangan mampu menangkap gambar sejauh 550 m.


Keywords


Antena Quadrifiliar, Antena Mikrostrip Yagi Biquad, Sistem Diversity, VSWR, Gain, dan Pola Radiasi

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.